Metodologi Tafsir Klasik Bahr Al-'Ulum Karya Al-Samarqandi (373 H): Analisis Manhaj Penafsiran Umum dan Khusus pada Surah Al-Qalam
Keywords:
Metodologi Tafsir, Bahr Al-'Ulum, Al-Samarqandi, Surah Al-Qalam, Tafsir KlasikAbstract
Penelitian ini mengkaji metodologi penafsiran Abu al-Laits al-Samarqandi dalam Bahr al-‘Ulum sebagai salah satu karya tafsir klasik penting abad ke-4 Hijriyah. Fokus penelitian diarahkan pada identifikasi manhaj umum dan khusus melalui studi penafsiran Surah Al-Qalam. Penelitian menggunakan metode kualitatif deskriptif-analitis berbasis studi kepustakaan dengan pendekatan analisis teks terhadap data primer tafsir. Hasil penelitian menunjukkan bahwa al-Samarqandi menerapkan metode tahlili yang disusun secara linear mengikuti urutan mushaf, dengan sumber penafsiran yang didominasi pendekatan bil-ma’tsur melalui riwayat sahabat dan tabi’in. Pendekatan tersebut dipadukan secara moderat dengan bil-ra’yi dalam bentuk analisis kebahasaan yang kuat, sehingga membentuk pola tafsir yang relatif ringkas namun tetap informatif. Secara metodologis, karakter utama tafsir ini adalah corak jam‘ al-aqwal, yakni penghimpunan berbagai pendapat ulama tanpa penekanan tarjih yang ketat. Analisis terhadap Surah Al-Qalam memperlihatkan konsistensi pola tersebut melalui penyajian makna ayat secara singkat, pemanfaatan variasi qiraat sebagai pengayaan makna, serta keterbukaan terhadap riwayat israiliyyat dalam batas fungsi edukatif dan moral. Pendekatan ini menunjukkan bahwa tujuan utama tafsir tidak diarahkan pada polemik perbandingan pendapat, melainkan pada penyediaan spektrum pemahaman yang luas. Temuan penelitian menegaskan bahwa Bahr al-‘Ulum menempati posisi strategis dalam sejarah perkembangan tafsir sebagai jembatan antara tradisi tafsir riwayat yang berbasis transmisi dengan kecenderungan tafsir analitis pada periode berikutnya. Manhaj penafsiran al-Samarqandi merepresentasikan fase transisi penting dalam evolusi tradisi tafsir klasik, sekaligus menunjukkan kontribusi signifikan dalam menjaga kesinambungan antara otoritas riwayat dan kebutuhan penjelasan kebahasaan dalam penafsiran Al-Qur’an.
Downloads
References
Abbas, Fadl Hassan. Al-Tafsir wa al-Mufassirun Bayna al-Athar wa al-Ijtihad. Amman: Dar al-Nafais, 2007.
Adnrawi, Ahmad ibn Muhammad al-. Tabaqat al-Mufassirin. Edited by Sulayman ibn Salih al-Khuzi. Madinah: Maktabat al-Ulum wa al-Hikam, 1997.
Afandi, Mahdi, Abd. Kholid, and Achmad Yafik Mursyid. “Discourse on the Best Interpretation Model: A Critical Review of Traditional Exegesis Products in the Early Era”. QOF 7 (1), 1-18, 2023. https://doi.org/10.30762/qof.v7i1.1014
Aisyah, Nabilah Rohadatul. "Rekonstruksi Model Penelitian Tafsir: Metode dan Pendekatan dalam Memahami Makna Al-Qur'an." Jurnal Semiotika-Q: Kajian Ilmu Al-Quran dan Tafsir 5 (1), 320-348, 2025. https://doi.org/10.19109/jsq.v5i1.25815
Akhyar, A. Sholahudin, Nazariah Hasbullah, Sania Rahma Harfia, Mambaul Lutfiyah, and Dadang Darniah. Dasar-Dasar Ilmu Tafsir. Penerbit Lakeisha, 2026.
Baghawi, al-Husayn ibn Masud al-. Maalim al-Tanzil. Riyadh: Dar Tayyibah, 1420 H.
Baghdadi, Ismail al-. Hadiyyat al-Arifin. Istanbul: Wakalah al-Maarif, 1951.
Brown, Jonathan A. C. Hadith: Muhammad’s Legacy in the Medieval and Modern World. Oxford: Oneworld, 2009.
Dairat al-Ma’arif al-Islamiyyah. Leiden: Brill, 2007.
Dzahabi, Muhammad Husayn al-. Al-Israiliyyat fi al-Tafsir wa al-Hadith. Cairo: Maktabah Wahbah, 1990.
Dzahabi, Muhammad Husayn al-. Al-Tafsir wa al-Mufassirun. Cairo: Maktabah Wahbah, 2000.
Dzahabi, Syams al-Din al-. Siyar A’lam al-Nubala’. Beirut: Muassasah al-Risalah, 1985.
Dzahabi, Syams al-Din al-. Tarikh al-Islam wa Wafayat al-Mashahir wa al-A’lam. Beirut: Dar al-Kitab al-Arabi, 1993.
Haji Khalifah. Kasyf al-Zunun an Asami al-Kutub wa al-Funun. Beirut: Dar Ihya al-Turath al-Arabi.
Hawting, G. R. Approaches to the Quran. London: Routledge, 1993.
Ibn Taymiyyah. Muqaddimah fi Usul al-Tafsir. Beirut: Dar Ibn Hazm, 1997.
Khodijah, Siti, and Abd. Kholid. “Classifying Islamic Exegesis: How Muslim and Western Scholars Categorize Tafsir Traditions”. Islamic Review: Jurnal Riset Dan Kajian Keislaman 14 (1), 69-102, 2025. https://doi.org/10.35878/islamicreview.v14i1.1584
Munfaati, Ummi Shalichah. “Intertekstualitas Al-Quran dalam Surat Al-Qalam.” PhD diss., UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta, 2024. http://digilib.uin-suka.ac.id/id/eprint/64503
Poonawala, Ismail. “Al-Samarqandi.” In Encyclopaedia of Islam, 2nd ed. Leiden: Brill, 1995.
Qattan, Manna al-. Mabahits fi Ulum al-Quran. Beirut: Muassasah al-Risalah, 2000.
Qurashi, Abd al-Qadir al-. Al-Jawahir al-Mudiyyah fi Tabaqat al-Hanafiyyah. Hyderabad: Dairat al-Maarif al-Utsmaniyyah, 1914.
Razi, Fakhr al-Din al-. Mafatih al-Ghayb. Beirut: Dar Ihya al-Turath al-Arabi, 1420 H.
Rippin, Andrew. The Quran and Its Interpretative Tradition. Aldershot: Ashgate, 2001.
Saleh, Walid A. The Formation of the Classical Tafsir Tradition. Leiden: Brill, 2004.
Samarqandi, Abu al-Laits al-. Bahr al-‘Ulum. Beirut: Dar al-Fikr.
Samarqandi, Abu al-Laits al-. Bahr al-‘Ulum. Beirut: Dar al-Kutub al-Ilmiyyah, 1993. https://shamela.ws/book/23594
Samarqandi, Abu al-Laits al-. Tanbih al-Ghafilin. Beirut: Dar al-Kutub al-Ilmiyyah, 2000. https://shamela.ws/book/10488
Samarqandi, Abu al-Laits al-. Uyun al-Masail. Ed: Salah al-Din al-Nahi. Baghdad: Matbaat Asad, 1386 H. https://shamela.ws/book/14335
Tsa’labi, Ahmad al-. Al-Kasyf wa al-Bayan an Tafsir al-Quran. Beirut: Dar Ihya al-Turath al-Arabi, 1422 H.
Wasim, Arif Al. “Fanatisme Mazhab dan Implikasinya terhadap Penafsiran al-Qur’an”. Syariati: Jurnal Studi Al-Qur’an dan Hukum 4 (1), 2018. https://doi.org/10.32699/syariati.v4i01.1160
Zamakhsyari, Mahmud al-. Al-Kasysyaf an Haqaiq Ghawamid al-Tanzil. Beirut: Dar al-Kitab al-Arabi, 1407 H.
Zirikli, Khair al-Din al-. Al-A’lam. Beirut: Dar al-Ilm li al-Malayin, 2002.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 A. Sholahudin Akhyar, Afifah Nur Rohmah, Choiruddin Hadhiri, Hakimuddin Salim, Mohammad Zakki Azani

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.
This journal applies the Creative Commons Attribution 4.0 International License (CC BY 4.0). Authors retain copyright and grant the journal the right of first publication. Others may share and adapt the work, provided proper attribution is given to the original author and source.